MAULANA, Jaka Andi
(2023)
MANAJEMEN RANTAI PASOK KENTANG (Solanum tuberosum L.) VARIETAS GRANOLA DI KECAMATAN SIRAMPOG,
KABUPATEN BREBES.
Bachelor thesis, UNIVERSITAS PERADABAN.
Full text not available from this repository.
Abstract
Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan komoditas hortikultura tergolong dalam kelompok sayur yang keberadaanya sangat penting di Indonesia. Kabupaten Brebes sebagai penghasil kentang terbesar ke tiga di Jawa Tengah memiliki potensi produksi kentang yang tinggi. Kecamatan Sirampog merupakan bagian dari Kabupaten Brebes yang menjadi sentra produksi kentang. Kentang yang
paling banyak dibudidayakan di Kecamatan Sirampog adalah varietas granola. Rantai pasok kentang granola di Kecamatan Sirampog masih ditemui berbagai
masalah yaitu, tidak stabilnya penawaran, rantai pasok panjang, harga berfluktuasi, kurangnya koordinasi antar lembaga pemasaran, dan kurangnya pengetahuan rantai
pasok yang efisien. Oleh karena itu, Kecamatan Sirampog perlu mempertimbangkan proses rantai pasok melalui analisis manajemen rantai pasok. Pengambilan daerah penelitian dilakukan secara sengaja atau purposive
dengan pertimbangan bahwa Kecamatan Sirampog adalah sentra produksi kentang terbesar di Kabupaten Brebes. Penelitian ini dilakukan di empat desa yaitu, Desa
Wanareja, Desa Igirklanceng, Desa Dawuhan dan Desa Batursari. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2022 sampai dengan Agustus 2023. Penelitian
ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola aliran rantai pasok kentang varietas granola di Kecamatan Sirampog, menganalisis marjin pemasaran, farmer’s share, dan keuntungan pemasaran, serta analisis efisiensi pemasaran untuk mendapatkan rantai pasok yang paling efisien. Analisis pola aliran rantai pasok meliputi aliran
produk, aliran informasi, dan aliran keuangan. Motode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode gabungan dari deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Sampel penelitian petani kentang ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Responden pedagang kentang ditentukan dengan teknik snowball sampling.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat tiga pola aliran penting pada rantai pasok kentang di Kecamatan Sirampog, yaitu (1) aliran produk mengarah dari petani menuju konsumen dan memiliki enam saluran pemasaran kentang (2) aliran informasi mengarah timbal balik dari petani menuju konsumen dan sebaliknya (3) aliran keuangan mengarah dari konsumen menuju petani. Analisis marjin pemasaran menunjukan bahwa saluran rantai pasok yang efisien berada pada saluran VI dengan nilai margin sebanyak Rp2.000/kg. Analisis farmer’s sharemenunjukkan bahwa semua saluran efisien. Keuntungan pemasaran paling besar
berada pada saluran III yaitu sebanyak Rp3.361/kg. Hasil perhitungan efisiensi pemasaran menunjukkan bahwa semua saluran rantai pasok masih tergolong
efisien.
Actions (login required)
 |
View Item |