BARAKA, Arung (2026) ANALISIS PRODUKSI, PENDAPATAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA MELON HIDROPONIK DI NARSO FARM KECAMATAN PURWOJATI KABUPATEN BANYUMAS. Bachelor thesis, UNIVERSITAS PERADABAN.
|
PDF (COVER)
COVER_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Download (927kB) |
|
|
PDF (BAB I)
BAB I_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
PDF (BAB II)
BAB II_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
PDF (BAB III)
BAB III_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
PDF (BAB IV)
BAB IV_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (8MB) |
|
|
PDF (BAB V)
BAB V_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (842kB) |
|
|
PDF (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
PDF (LAMPIRAN)
LAPIRAN_42222009_ARUNG BARAKA_SKRIPSI_2026.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Pertanian memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus meningkatkan perekonomian melalui kegiatan produksi hasil pertanian. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan menjelaskan bahwa pertanian merupakan kegiatan pengelolaan sumber daya alam hayati untuk menghasilkan barang pertanian dengan memanfaatkan teknologi, modal, tenaga kerja, serta sumber daya lainnya. Salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi adalah melon (Cucumis melo L.). Produksi melon di Indonesia pada tahun 2025 mencapai 113.964,86 ton, sedangkan produksi melon di Kabupaten Banyumas mencapai 135,29 ton atau naik 15,98% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 116,66 ton. Perkembangan teknologi pertanian memungkinkan budidaya melon dilakukan secara hidroponik di dalam greenhouse sehingga air dan unsur hara dapat dikelola lebih terkontrol. Narso Farm merupakan salah satu usaha budidaya melon hidroponik di Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, yang tidak hanya memproduksi melon, tetapi juga menyediakan benih dan nutrisi serta menyelenggarakan pelatihan budidaya. Meskipun demikian, Narso Farm masih menghadapi berbagai permasalahan produksi yang berkaitan dengan perubahan kondisi lingkungan greenhouse, pengendalian organisme pengganggu tanaman, dan pengaturan nutrisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi produksi melon hidroponik di Narso Farm berdasarkan input produksi, output produksi, produktivitas, keberhasilan produksi, kehilangan produksi, dan kendala produksi. Penelitian ini juga bertujuan menganalisis pendapatan usaha yang meliputi biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan usaha. Penelitian ini selanjutnya bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pengembangan usaha. Penelitian ini terakhir bertujuan merumuskan strategi pengembangan usaha berdasarkan analisis SWOT dan menentukan prioritas strategi menggunakan QSPM. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus di Narso Farm, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa Narso Farm merupakan usaha melon hidroponik yang aktif berproduksi, memiliki fasilitas greenhouse dan input produksi yang lengkap, serta berperan sebagai penyedia sarana produksi dan penyelenggara pelatihan bagi pelaku usaha di sekitarnya. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan informan utama pemilik atau pengelola Narso Farm dan tenaga kerja yang terlibat langsung dalam kegiatan produksi. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal penelitian, laporan, dan sumber informasi lain yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis produksi mengkaji input produksi, output produksi, produktivitas, keberhasilan produksi, kehilangan produksi, dan kendala produksi. Analisis pendapatan dilakukan dengan menghitung biaya tetap (TFC), biaya
| Item Type: | Thesis (Bachelor) | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
|||||||||
| Uncontrolled Keywords: | Usaha Tani, Agribisnis, Analisis Produksi, Melon | |||||||||
| Subjects: | 600 Technology dan Ilmu Terapan > 630 Usaha Tani; Pertanian; Teknologi Pertanian | |||||||||
| Divisions: | Fakultas Sains dan Teknologi > Program Studi Agribisnis - S1 | |||||||||
| Depositing User: | S.E. Khozin Khozin | |||||||||
| Date Deposited: | 28 Oct 2026 03:30 | |||||||||
| Last Modified: | 28 Oct 2026 03:30 | |||||||||
| URI: | http://repository.peradaban.ac.id/id/eprint/2469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
