FAODI, Muhamad Helmi (2026) ANALISIS PELAKSANAAN JOGJA-JAPAN FESTIVAL 2022 TERHADAP CITRA INTERNASIONAL JEPANG DI INDONESIA DALAM PENDEKATAN DIPLOMASI PUBLIK. Bachelor thesis, UNIVERSITAS PERADABAN.
|
PDF (COVER)
Cover_Muhammad Helmi Faodhi_43119006_HI_skripsi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Muhammad Helmi Faodhi_43119006_HI_skripsi.docx - Published Version Download (20kB) |
|
|
PDF (BAB I)
BAB I_Muhammad Helmi Faodhi_43119006_HI_skripsi.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (341kB) |
|
|
PDF (BAB II)
BAB II_Muhammad Helmi Faodhi_43119006_HI_skripsi.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
PDF (BAB III)
BAB III_Muhammad Helmi Faodhi_43119006_HI_skripsi.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (431kB) |
|
|
PDF (BAB IV)
BAB IV_Muhammad Helmi Faodhi_43119006_HI_skripsi.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (617kB) |
|
|
PDF (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA_Muhammad Helmi Faodhi_43119006_HI_skripsi.pdf - Published Version Download (124kB) |
|
|
PDF (LAMPIRAN)
Hasil_43119006_MUHAMMAD+HELMI+FAODHI_20251207.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini menganalisis pelaksanaan Jogja–Japan Festival 2022 dan kontribusinya terhadap pembentukan citra internasional Jepang di Indonesia dalam kerangka diplomasi publik. Festival budaya dimanfaatkan sebagai instrumen diplomasi nonformal yang menekankan pertukaran budaya, interaksi langsung masyarakat, serta pemanfaatan budaya populer dan tradisional Jepang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi pustaka, dokumentasi, analisis media, serta wawancara dengan panitia penyelenggara, pelaku UMKM, dan peserta festival. Kerangka teoretis yang digunakan meliputi konsep diplomasi publik menurut Nicholas J. Cull dan konsep soft power dari Joseph S. Nye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jogja–Japan Festival 2022 berperan efektif sebagai sarana diplomasi publik Jepang melalui kegiatan budaya yang interaktif, edukatif, dan inklusif. Festival ini tidak hanya meningkatkan pemahaman dan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap budaya Jepang, tetapi juga memperkuat citra positif Jepang sebagai negara mitra yang bersahabat, inovatif, dan terbuka. Selain itu, festival memberikan dampak sosial dan ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM lokal, serta mempererat hubungan people-to-people antara Indonesia dan Jepang. Dengan demikian, Jogja–Japan Festival 2022 dapat dipandang sebagai implementasi nyata diplomasi publik berbasis budaya dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) | ||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Contributors: |
|
||||||
| Uncontrolled Keywords: | Diplomasi Publik, Diplomasi Budaya, Soft Power, Jogja–Japan Festival 2022, Citra Jepang | ||||||
| Subjects: | 300 Ilmu-Ilmu Sosial; Sosiologi, Antropologi, Ekonomi, Pendidikan, Hukum > 320 Ilmu Politik; Ideologi Politik; Kebijakan Publik: Keputusan Politik > 327 Hubungan Internasional > Hubungan Bilateral; Hubungan Multilateral | ||||||
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Program Studi Hubungan Internasional - S1 | ||||||
| Depositing User: | S.E. Khozin Khozin | ||||||
| Date Deposited: | 15 Jun 2026 04:36 | ||||||
| Last Modified: | 15 Jun 2026 04:36 | ||||||
| URI: | http://repository.peradaban.ac.id/id/eprint/2438 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
